Ontology dan NEO Kerja sama Bangun Platform Blockchain Lintas Rantai

Platform blockchain Cina, Ontology dan NEO bermitra untuk menciptakan protokol interoperabilitas dalam upaya untuk memacu perkembangan internet generasi berikutnya.

Trading Crypto, Option, Gold, Forex Jadi Lebih Mudah Sekarang bersama olymp trade, Anda bisa jual dan beli kapan saja, depo/wd bank lokal indonesia bca, mandiri, bri, bni, cimb niaga, modal yang dibutuhkan minimal 20 usd atau sekitar Rp. 240.000 ribu rupiah

Dalam press release yang dibagikan dengan Cointelegraph pada 18 juli lalu mengungkapkan bahwa dua perusahaan blockchain berniat untuk membangun platform lintas global terbuka berbasis protokol interoperabilitas yang akan memanfaatkan kekuatan kedua perusahaan.

Dalam reorientasi fokus strategi masing-masing untuk tugas interoperabilitas penuh, NEO akan bekerja untuk mengembangkan protokol dan komponen yang dapat mendukung spektrum penuh aset digital dan Ontologi akan terus membangun kerangka identitas yang terdesentralisasi.

Fitur Utama dari protokol interoperabilitas NEO dan Ontology

Press release tersebut mengungkapkan empat aspek fundamental mendorong interoperabilitas perusahaan. Hal pertama yang perlu dicatat adalah pekerjaan pengembangan akan bertujuan untuk membangun “Pendekatan ramah lingkungan untuk anggota.” Ini artinya bahwa — dengan tujuan untuk melindungi para anggota dari yang disebut kanibalisme — protokol ini tidak akan menerbitkan token, atau tidak akan menciptakan sistem kontrak.

Hal kedua adalah ambisi untuk mengembangakan i, yaitu tidak memerlukan proyek blockchain yang ada untuk mengembangkan lapisan protokol baru atau modifikasi lain dalam upaya untuk merampingkan integrasi perspektif mereka.

Baca juga: https: Dewan Perwakilan AS Puji Bitcoin Tapi Kritik Libra

Ketiga, protokol akan berupaya mencapai finalitas dan atomitas dalam transaksi lintas rantai dan akan fokus dalam memperluas cakupan aplikasi desentralisasi (DApps) dengan mendukung interaksi smart contract.

Terakhir, kedua perusahaan berjanji untuk fokus dalam pengoptimalan keamanan untuk transaksi lintas rantai dan interaksi tetapi belum mengungkapkan rincian dari mekanisme keamanan teknikal dan operasional yang direncanakan untuk penerapan.

Dunia mendorong interoperabilitas Blockchain

Para pendiri kedua perusahaan telah menggarisbawahi dalam pernyataan mereka masing-masing bahwa pendekatan kolaboratif adalah langkah pertama untuk membangun fondasi untuk platform lintas-rantai global yang dapat menyertai beragam proyek dan perusahaan di sektor ini dan menangani aplikasi kehidupan nyata.

Bulan lalu, inkubator Ethereum Classic (ETC) ETC Labs mengungkapkan rencana untuk menciptakan solusi untuk interoperabilitas Ethereum (ETH) / ETC bekerja sama dengan Metronome (MET).

Sebuah laporan yang disiapkan oleh perusahaan teknologi blockchain, ConsenSys, dan diterbitkan oleh European Union Blockchain Observatory and Forum pada bulan Maret ini merekomendasikan pengenalan standar interoperabilitas dan skalabilitas untuk sektor blockchain Eropa.

Sumber

The post Ontology dan NEO Kerja sama Bangun Platform Blockchain Lintas Rantai appeared first on Coinvestasi.